Category: Business

  • Kapolda Sumsel Paparkan Commander Wish 2026 Fokus Stabilitas Ekonomi

    Kapolda Sumsel Paparkan Commander Wish 2026 Fokus Stabilitas Ekonomi

    Kapolda Sumsel Paparkan Commander Wish 2026 Fokus Stabilitas Ekonomi

    Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., secara resmi menyampaikan Commander Wish tahun 2026 sebagai panduan strategis jajaran Polda Sumsel. Langkah ini merupakan bentuk transformasi menuju Polri yang Presisi, profesional dan melayani di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Palembang, Senin (16/2/2026).

    Penyampaian program prioritas ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Sumatera Selatan sebagai prasyarat utama pembangunan nasional dan pertumbuhan ekonomi.

    Fokus utama Kapolda Sumsel meliputi pengamanan agenda nasional, pengawalan kedaulatan pangan, serta dukungan penuh terhadap program strategis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan, seluruh personel ditekankan untuk bekerja dengan prinsip kerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas.

    Hal ini dilakukan demi meningkatkan kepercayaan publik dan memuliakan profesi kepolisian di mata masyarakat.

    “Kapolda Sumsel menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperkuat deteksi dini dan respons cepat, terutama dalam mengamankan rantai pasok pangan serta mencegah penimbunan kebutuhan pokok. Kami juga berkomitmen penuh dalam mendukung program MBG melalui pengawasan standar higiene dan keamanan pangan demi melindungi masyarakat,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

    Selain fokus pada ekonomi dan pangan, Polda Sumsel menegaskan komitmen dalam pemberantasan kejahatan menonjol seperti judi online dan narkoba hingga ke akar-akarnya. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas, terukur, namun tetap humanis dengan mengedepankan keadilan prosedural dan pemanfaatan restorative justice.

    Dalam menghadapi tahun 2026, Polda Sumsel juga bersinergi dengan TNI dan pemerintah daerah untuk mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah Sumatera Selatan, seperti New Palembang Port dan Kawasan Industri Tanjung Enim. Sinergitas ini juga mencakup kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana alam yang menjadi salah satu karakteristik kerawanan wilayah Sumsel.

    Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa profesionalisme personel akan terus diawasi dengan kebijakan zero tolerance terhadap pelanggaran internal.

    “Pimpinan memberikan arahan tegas bahwa tidak ada kompromi bagi praktik korupsi maupun penyalahgunaan wewenang. Kami fokus pada pelayanan yang transparan dan akuntabel melalui digitalisasi layanan publik,” tukasnya

  • Kapolda Sumsel Paparkan Commander Wish 2026 Fokus Stabilitas Ekonomi

    Kapolda Sumsel Paparkan Commander Wish 2026 Fokus Stabilitas Ekonomi

    Kapolda Sumsel Paparkan Commander Wish 2026 Fokus Stabilitas Ekonomi

    Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., secara resmi menyampaikan Commander Wish tahun 2026 sebagai panduan strategis jajaran Polda Sumsel. Langkah ini merupakan bentuk transformasi menuju Polri yang Presisi, profesional dan melayani di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Palembang, Senin (16/2/2026).

    Penyampaian program prioritas ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Sumatera Selatan sebagai prasyarat utama pembangunan nasional dan pertumbuhan ekonomi.

    Fokus utama Kapolda Sumsel meliputi pengamanan agenda nasional, pengawalan kedaulatan pangan, serta dukungan penuh terhadap program strategis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan, seluruh personel ditekankan untuk bekerja dengan prinsip kerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas.

    Hal ini dilakukan demi meningkatkan kepercayaan publik dan memuliakan profesi kepolisian di mata masyarakat.

    “Kapolda Sumsel menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperkuat deteksi dini dan respons cepat, terutama dalam mengamankan rantai pasok pangan serta mencegah penimbunan kebutuhan pokok. Kami juga berkomitmen penuh dalam mendukung program MBG melalui pengawasan standar higiene dan keamanan pangan demi melindungi masyarakat,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

    Selain fokus pada ekonomi dan pangan, Polda Sumsel menegaskan komitmen dalam pemberantasan kejahatan menonjol seperti judi online dan narkoba hingga ke akar-akarnya. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas, terukur, namun tetap humanis dengan mengedepankan keadilan prosedural dan pemanfaatan restorative justice.

    Dalam menghadapi tahun 2026, Polda Sumsel juga bersinergi dengan TNI dan pemerintah daerah untuk mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah Sumatera Selatan, seperti New Palembang Port dan Kawasan Industri Tanjung Enim. Sinergitas ini juga mencakup kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana alam yang menjadi salah satu karakteristik kerawanan wilayah Sumsel.

    Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa profesionalisme personel akan terus diawasi dengan kebijakan zero tolerance terhadap pelanggaran internal.

    “Pimpinan memberikan arahan tegas bahwa tidak ada kompromi bagi praktik korupsi maupun penyalahgunaan wewenang. Kami fokus pada pelayanan yang transparan dan akuntabel melalui digitalisasi layanan publik,” tukasnya

  • Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang: Tinjauan Intensif di Klenteng-Klenteng Utama

    Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang: Tinjauan Intensif di Klenteng-Klenteng Utama

    Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang Aman Dan Kondusif

    Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang: Tinjauan Intensif di Klenteng-Klenteng Utama

    Palembang – Dalam upaya menciptakan suasana kondusif dan bagi masyarakat yang merayakan Tahun Baru Imlek, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel), Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., melaksanakan inspeksi mendalam terhadap sistem pengamanan di sejumlah klenteng yang menjadi pusat peribadatan dan perayaan Imlek di Palembang. Langkah proaktif ini mencerminkan komitmen kuat Polda Sumsel dalam memberikan perlindungan maksimal dan rasa aman kepada seluruh warga, khususnya mereka yang merayakan malam pergantian tahun Imlek.

     

    Kunjungan kerja yang dilaksanakan pada Senin, 16 Februari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, ini melibatkan jajaran petinggi Polda Sumsel, termasuk Wakil Kepala Polda (Wakapolda), para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, serta Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Palembang. Kehadiran para pemimpin kepolisian ini menunjukkan keseriusan dan prioritas yang diberikan terhadap pengamanan perayaan Imlek.

    Klenteng Gie Hap Bio, yang terletak di Jalan Wahidin Nomor 7, Kelurahan Talang Semut, menjadi lokasi pertama yang dikunjungi Kapolda Sumsel dan rombongan. Setibanya di lokasi, Irjen Pol Sandi Nugroho disambut hangat oleh para pengurus klenteng. Kapolda kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh di area klenteng, memastikan kesiapan personel pengamanan, mengevaluasi pola pengamanan yang diterapkan, serta memantau secara langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar klenteng.

    Dalam interaksi dengan para petugas pengamanan, Kapolda menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan. Beliau juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pihak kepolisian, TNI, pengurus klenteng, dan elemen masyarakat lainnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Imlek. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras para petugas pengamanan, Kapolda Sandi Nugroho memberikan bingkisan kepada lima perwakilan, yang terdiri dari tiga personel pengamanan internal klenteng, seorang Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), dan seorang Babinsa (Bintara Pembina Desa). Pemberian bingkisan ini diharapkan dapat memotivasi para petugas untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

     

    Setelah meninjau Klenteng Gie Hap Bio, Kapolda Sumsel dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Klenteng Tri Dharma, yang berlokasi di Jalan Perikanan, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I. Di klenteng ini, Kapolda kembali melakukan pengecekan kesiapan pengamanan dan berinteraksi langsung dengan para petugas pengamanan serta pengurus klenteng. Beliau memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah dan perayaan Imlek di klenteng tersebut berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Kapolda juga memberikan arahan kepada para petugas pengamanan untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di sekitar klenteng, serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Nandang, S.I.K., menjelaskan bahwa kunjungan Kapolda Sumsel ke sejumlah klenteng merupakan wujud pengawasan langsung pimpinan terhadap kesiapan pengamanan perayaan Imlek. Hal ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan hari-hari besar keagamaan.

    “Hari ini, Bapak Kapolda Sumatera Selatan bersama para pejabat utama dan Kapolrestabes Palembang melaksanakan kunjungan ke sejumlah klenteng guna memastikan pengamanan perayaan Imlek berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Kombes Pol Nandang.

    Kombes Pol Nandang menambahkan bahwa pengamanan perayaan Imlek melibatkan berbagai unsur, termasuk personel Polda Sumsel, Polrestabes Palembang, unsur TNI, pengurus klenteng, serta elemen masyarakat yang turut membantu secara sukarela. Sinergi antara berbagai unsur ini sangat penting dalam menjamin stabilitas keamanan selama perayaan Imlek berlangsung.

    “Pengamanan melibatkan personel Polda Sumatera Selatan, Polrestabes Palembang, unsur TNI, pengurus klenteng, serta elemen masyarakat yang turut membantu secara sukarela,” jelas Kombes Pol Nandang.

    Melalui peninjauan ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya selama perayaan hari besar keagamaan. Polda Sumsel berharap agar seluruh umat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Imlek dengan aman, nyaman, dan penuh kekhidmatan.

    Selain itu, Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol yang berlaku, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara rutin. Hal ini penting untuk mencegah penyebaran COVID-19, terutama saat perayaan Imlek yang biasanya melibatkan banyak orang.

    Dengan adanya peninjauan dan pengamanan yang intensif dari Polda Sumsel, diharapkan perayaan Imlek di Kota Palembang dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Masyarakat pun dapat merayakan Imlek dengan penuh sukacita dan kebahagiaan, tanpa rasa khawatir akan gangguan keamanan. Polda Sumsel akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman, dan harmonis di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

    Polda Sumsel juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Jika melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui call center 110. Dengan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, diharapkan keamanan dan ketertiban di Sumatera Selatan dapat terus terjaga dengan baik.

  • Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang Aman Dan Kondusif

    Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang Aman Dan Kondusif

    Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang Aman Dan Kondusif

    Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang: Tinjauan Intensif di Klenteng-Klenteng Utama

    Palembang – Dalam upaya menciptakan suasana kondusif dan bagi masyarakat yang merayakan Tahun Baru Imlek, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel), Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., melaksanakan inspeksi mendalam terhadap sistem pengamanan di sejumlah klenteng yang menjadi pusat peribadatan dan perayaan Imlek di Palembang. Langkah proaktif ini mencerminkan komitmen kuat Polda Sumsel dalam memberikan perlindungan maksimal dan rasa aman kepada seluruh warga, khususnya mereka yang merayakan malam pergantian tahun Imlek.

     

    Kunjungan kerja yang dilaksanakan pada Senin, 16 Februari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, ini melibatkan jajaran petinggi Polda Sumsel, termasuk Wakil Kepala Polda (Wakapolda), para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, serta Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Palembang. Kehadiran para pemimpin kepolisian ini menunjukkan keseriusan dan prioritas yang diberikan terhadap pengamanan perayaan Imlek.

    Klenteng Gie Hap Bio, yang terletak di Jalan Wahidin Nomor 7, Kelurahan Talang Semut, menjadi lokasi pertama yang dikunjungi Kapolda Sumsel dan rombongan. Setibanya di lokasi, Irjen Pol Sandi Nugroho disambut hangat oleh para pengurus klenteng. Kapolda kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh di area klenteng, memastikan kesiapan personel pengamanan, mengevaluasi pola pengamanan yang diterapkan, serta memantau secara langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar klenteng.

    Dalam interaksi dengan para petugas pengamanan, Kapolda menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan. Beliau juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pihak kepolisian, TNI, pengurus klenteng, dan elemen masyarakat lainnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Imlek. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras para petugas pengamanan, Kapolda Sandi Nugroho memberikan bingkisan kepada lima perwakilan, yang terdiri dari tiga personel pengamanan internal klenteng, seorang Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), dan seorang Babinsa (Bintara Pembina Desa). Pemberian bingkisan ini diharapkan dapat memotivasi para petugas untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

     

    Setelah meninjau Klenteng Gie Hap Bio, Kapolda Sumsel dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Klenteng Tri Dharma, yang berlokasi di Jalan Perikanan, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I. Di klenteng ini, Kapolda kembali melakukan pengecekan kesiapan pengamanan dan berinteraksi langsung dengan para petugas pengamanan serta pengurus klenteng. Beliau memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah dan perayaan Imlek di klenteng tersebut berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Kapolda juga memberikan arahan kepada para petugas pengamanan untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di sekitar klenteng, serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Nandang, S.I.K., menjelaskan bahwa kunjungan Kapolda Sumsel ke sejumlah klenteng merupakan wujud pengawasan langsung pimpinan terhadap kesiapan pengamanan perayaan Imlek. Hal ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan hari-hari besar keagamaan.

    “Hari ini, Bapak Kapolda Sumatera Selatan bersama para pejabat utama dan Kapolrestabes Palembang melaksanakan kunjungan ke sejumlah klenteng guna memastikan pengamanan perayaan Imlek berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Kombes Pol Nandang.

    Kombes Pol Nandang menambahkan bahwa pengamanan perayaan Imlek melibatkan berbagai unsur, termasuk personel Polda Sumsel, Polrestabes Palembang, unsur TNI, pengurus klenteng, serta elemen masyarakat yang turut membantu secara sukarela. Sinergi antara berbagai unsur ini sangat penting dalam menjamin stabilitas keamanan selama perayaan Imlek berlangsung.

    “Pengamanan melibatkan personel Polda Sumatera Selatan, Polrestabes Palembang, unsur TNI, pengurus klenteng, serta elemen masyarakat yang turut membantu secara sukarela,” jelas Kombes Pol Nandang.

    Melalui peninjauan ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya selama perayaan hari besar keagamaan. Polda Sumsel berharap agar seluruh umat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Imlek dengan aman, nyaman, dan penuh kekhidmatan.

    Selain itu, Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol yang berlaku, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara rutin. Hal ini penting untuk mencegah penyebaran COVID-19, terutama saat perayaan Imlek yang biasanya melibatkan banyak orang.

    Dengan adanya peninjauan dan pengamanan yang intensif dari Polda Sumsel, diharapkan perayaan Imlek di Kota Palembang dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Masyarakat pun dapat merayakan Imlek dengan penuh sukacita dan kebahagiaan, tanpa rasa khawatir akan gangguan keamanan. Polda Sumsel akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman, dan harmonis di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

    Polda Sumsel juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Jika melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui call center 110. Dengan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, diharapkan keamanan dan ketertiban di Sumatera Selatan dapat terus terjaga dengan baik.

  • Sebanyak 47 Ribu Penerima Manfaat, 19 SPPG Polda Sumsel Resmi Beroperasi

    Sebanyak 47 Ribu Penerima Manfaat, 19 SPPG Polda Sumsel Resmi Beroperasi

    Sebanyak 47 Ribu Penerima Manfaat, 19 SPPG Polda Sumsel Resmi Beroperasi

    Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mencatatkan capaian signifikan dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga 13 Februari 2026, sebanyak 19 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah resmi beroperasi dan menjangkau 47.136 penerima manfaat di berbagai wilayah Sumatera Selatan.

    Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sejak usia dini.

     

     

    Kapolda Sumsel Sandi Nugroho turut menghadiri peresmian terpusat bersama Presiden RI dan Kapolri di Jakarta. Sementara itu, di tingkat wilayah, Wakapolda Sumsel Rony Samtana memimpin langsung launching SPPG di Polres Musi Rawas yang dilakukan serentak bersama 15 lokasi lainnya secara daring.

    Dari total 19 unit yang telah beroperasi, tiga di antaranya sudah berjalan sejak Agustus 2025, yakni SPPG Polda Sumsel di  Palembang, Polres OKI, dan Polres Ogan Ilir. Sedangkan 16 unit lainnya baru saja diresmikan di sejumlah daerah seperti Empat Lawang, Muara Enim, Musi Banyuasin, hingga OKU Timur.

    Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan bahwa selain 19 unit aktif, terdapat lima unit SPPG yang telah terverifikasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan siap beroperasi. Sementara 31 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan dengan progres fisik berkisar antara 40 hingga 95 persen.

    Seluruh operasional SPPG mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 dengan standar keamanan pangan ketat melalui sistem HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). Proses memasak dilakukan sejak pukul 02.00 WIB oleh tenaga gizi dan personel terlatih untuk memastikan makanan didistribusikan dalam kondisi segar, maksimal 30 menit setelah matang.

     

     

    Setiap dapur SPPG dibangun di atas lahan milik Polri maupun mitra melalui skema kemitraan strategis. Unit ini berfungsi sebagai pusat pengolahan bahan baku lokal menjadi menu sehat sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG) bagi siswa mulai dari jenjang PAUD hingga SMA. Pengawasan kualitas dilakukan secara berlapis, mulai dari pemeriksaan bahan baku, uji rasa, hingga pengambilan sampel makanan.

    Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk mempercepat operasional seluruh 55 unit SPPG yang telah direncanakan. Upaya ini menjadi bagian dari transformasi Polri dalam mendukung pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial, sekaligus memperkuat fondasi generasi muda yang sehat dan kompetitif di Sumatera Selatan

  • 47 Ribu Penerima Manfaat, 19 SPPG Polda Sumsel Resmi Beroperasi

    47 Ribu Penerima Manfaat, 19 SPPG Polda Sumsel Resmi Beroperasi

    47 Ribu Penerima Manfaat, 19 SPPG Polda Sumsel Resmi Beroperasi

    Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mencatatkan capaian signifikan dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga 13 Februari 2026, sebanyak 19 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah resmi beroperasi dan menjangkau 47.136 penerima manfaat di berbagai wilayah Sumatera Selatan.

    Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sejak usia dini.

     

     

    Kapolda Sumsel Sandi Nugroho turut menghadiri peresmian terpusat bersama Presiden RI dan Kapolri di Jakarta. Sementara itu, di tingkat wilayah, Wakapolda Sumsel Rony Samtana memimpin langsung launching SPPG di Polres Musi Rawas yang dilakukan serentak bersama 15 lokasi lainnya secara daring.

    Dari total 19 unit yang telah beroperasi, tiga di antaranya sudah berjalan sejak Agustus 2025, yakni SPPG Polda Sumsel di  Palembang, Polres OKI, dan Polres Ogan Ilir. Sedangkan 16 unit lainnya baru saja diresmikan di sejumlah daerah seperti Empat Lawang, Muara Enim, Musi Banyuasin, hingga OKU Timur.

    Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan bahwa selain 19 unit aktif, terdapat lima unit SPPG yang telah terverifikasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan siap beroperasi. Sementara 31 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan dengan progres fisik berkisar antara 40 hingga 95 persen.

    Seluruh operasional SPPG mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 dengan standar keamanan pangan ketat melalui sistem HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). Proses memasak dilakukan sejak pukul 02.00 WIB oleh tenaga gizi dan personel terlatih untuk memastikan makanan didistribusikan dalam kondisi segar, maksimal 30 menit setelah matang.

     

     

    Setiap dapur SPPG dibangun di atas lahan milik Polri maupun mitra melalui skema kemitraan strategis. Unit ini berfungsi sebagai pusat pengolahan bahan baku lokal menjadi menu sehat sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG) bagi siswa mulai dari jenjang PAUD hingga SMA. Pengawasan kualitas dilakukan secara berlapis, mulai dari pemeriksaan bahan baku, uji rasa, hingga pengambilan sampel makanan.

    Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk mempercepat operasional seluruh 55 unit SPPG yang telah direncanakan. Upaya ini menjadi bagian dari transformasi Polri dalam mendukung pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial, sekaligus memperkuat fondasi generasi muda yang sehat dan kompetitif di Sumatera Selatan

  • Polda Metro Jaya Gelar Apel Siaga Kamtibmas Jaga Ibukota Jakarta Untuk Indonesia

    Polda Metro Jaya Gelar Apel Siaga Kamtibmas Jaga Ibukota Jakarta Untuk Indonesia

    Dok PMJ

    Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin Apel Siaga Kamtibmas bertema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H. Irjen Pol. Asep mengatakan, apel siaga ini merupakan upaya Polda Metro Jaya memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan ibu kota selama Ramadan.

    Dalam kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen.

    “Pada hari ini melaksanakan Apel Siaga Kamtibmas Jaga Jakarta untuk Indonesia dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Untuk apel pagi ini kita melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen,” jelas Kapolda di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (14/2/26).

    Kapolda menjelaskan, pelibatan ribuan peserta itu ditujukan untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama agar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tetap aman, tertib, damai, serta kondusif. Apel ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga ibu kota membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

    Adapun unsur yang terlibat, mulai dari Ormas dan OKP se-DKI Jakarta, serikat buruh, pelajar, Saka Bhayangkara, komunitas ojek online (ojol), unsur penggerak kamtibmas, hingga komunitas nelayan di Jakarta. Kapolda menegaskan, tema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ diambil sebagai komitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum DKI Jakarta, terutama saat masyarakat menjalankan aktivitas ibadah Ramadan, serta kegiatan perekonomian dan sosial yang biasanya meningkat.

    “Kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk bisa menciptakan Jakarta yang lebih aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadahnya dengan khusyuk, nyaman, dan tertib,” ujarnya.

    Kapolda juga mengajak warga bersama-sama menjaga suasana Ramadan agar tetap teduh dan menenteramkan. Ia mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan toleransi, bijak menerima informasi, tidak mudah terprovokasi, dan mengedepankan musyawarah. Selain itu, Kapolda meminta masyarakat berkoordinasi serta segera melaporkan potensi kejadian kepada pihak keamanan maupun kepolisian setempat.

    “Semoga Bulan Suci Ramadan membawa berkah untuk kita semuanya, dan Jakarta senantiasa dalam keadaan aman, tertib, damai, dan kondusif,” jelasnya.

  • Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri Pimpin Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadan

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri Pimpin Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadan

    Dok PMJ

    Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin Apel Siaga Kamtibmas bertema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H. Irjen Pol. Asep mengatakan, apel siaga ini merupakan upaya Polda Metro Jaya memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan ibu kota selama Ramadan.

    Dalam kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen.

    “Pada hari ini melaksanakan Apel Siaga Kamtibmas Jaga Jakarta untuk Indonesia dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Untuk apel pagi ini kita melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen,” jelas Kapolda di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (14/2/26).

    Kapolda menjelaskan, pelibatan ribuan peserta itu ditujukan untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama agar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tetap aman, tertib, damai, serta kondusif. Apel ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga ibu kota membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

    Adapun unsur yang terlibat, mulai dari Ormas dan OKP se-DKI Jakarta, serikat buruh, pelajar, Saka Bhayangkara, komunitas ojek online (ojol), unsur penggerak kamtibmas, hingga komunitas nelayan di Jakarta. Kapolda menegaskan, tema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ diambil sebagai komitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum DKI Jakarta, terutama saat masyarakat menjalankan aktivitas ibadah Ramadan, serta kegiatan perekonomian dan sosial yang biasanya meningkat.

    “Kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk bisa menciptakan Jakarta yang lebih aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadahnya dengan khusyuk, nyaman, dan tertib,” ujarnya.

    Kapolda juga mengajak warga bersama-sama menjaga suasana Ramadan agar tetap teduh dan menenteramkan. Ia mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan toleransi, bijak menerima informasi, tidak mudah terprovokasi, dan mengedepankan musyawarah. Selain itu, Kapolda meminta masyarakat berkoordinasi serta segera melaporkan potensi kejadian kepada pihak keamanan maupun kepolisian setempat.

    “Semoga Bulan Suci Ramadan membawa berkah untuk kita semuanya, dan Jakarta senantiasa dalam keadaan aman, tertib, damai, dan kondusif,” jelasnya.

  • Saat Hadiri Pelepasan 22 Kontainer Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana Sumatra, Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Polri

    Saat Hadiri Pelepasan 22 Kontainer Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana Sumatra, Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Polri

    Medan – Polri mengirimkan 22 kontainer bantuan kemanusiaan Polri untuk masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat. Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polri atas kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana.

    Hal itu disampaikan Titiek saat menghadiri pelepasan 22 kontainer bantuan kemanusiaan Polri di Mapolda Sumatera Utara, Sabtu (14/2/2026). Hadir dalam agenda ini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, hingga Astamaops Kapolri Komjen Fadil Imran, serta sejumlah Kapolda dari wilayah Sumatera.

    Dalam sambutannya, Titiek Soeharto memuji langkah cepat Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dinilai sangat peka dan konsisten hadir di tengah kesulitan masyarakat.

    “Senang sekali hari ini saya bisa hadir di Polda Sumatera Utara memenuhi undangan Pak Kapolri untuk bersama-sama melepas bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana ke beberapa daerah di Sumatera ini. Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polri yang selalu peduli dan memperhatikan kebutuhan masyarakat,” ujar Titiek di lokasi.

    Baca juga:
    Waka Komisi IV DPR Minta KKP Beri Bantuan ke Nelayan, Singgung Pendapatan VMS
    ADVERTISEMENT
    Selain bantuan logistik, Titiek juga menyoroti langkah Polri dalam memulihkan infrastruktur yang rusak akibat bencana. Ia sempat menyaksikan langsung pengecekan pembangunan dua Jembatan Bailey di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang dilakukan secara virtual bersama Kapolri.

    Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan solusi konkret untuk menyambung kembali urat nadi transportasi daerah yang sempat terisolasi total.

    “Kami juga tadi menyaksikan peresmian jembatan Bailey di Sumatera Barat. Itu juga kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Polri yang sudah membangun jembatan ini, sehingga daerah yang terputus bisa tersambung lagi,” tuturnya.

    Titiek berharap dengan pulihnya akses jembatan tersebut, roda perekonomian warga setempat bisa kembali bergairah.

    “Tentunya diharapkan perekonomian akan berkembang lagi di daerah itu. Sekali lagi terima kasih dan apresiasi untuk Kepolisian Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Bapak Sigit sebagai Kapolri,” imbuhnya.

    Dampingi Kapolri Lepas Bantuan
    Dalam kegiatan tersebut, Titiek Soeharto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara simbolis melepas 22 kontainer bantuan logistik. Bantuan masif ini akan dikirimkan ke wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk meringankan beban para korban bencana.

    Bantuan Kemanusiaan Polri ini merupakan bantuan lanjutan untuk meringankan beban warga di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan yang dikirimkan mencakup kebutuhan pokok hingga peralatan medis.

    Nantinya, 22 kontainer bantuan ini dikirim menggunakan truk-truk kecil menuju lokasi yang terdampak bencana agar lebih efisien.

    “Bantuan ini akan segera didistribusikan ke wilayah terdampak bencana di Aceh,
    Sumut, dan Sumbar, sebagai wujud komitmen Polri untuk selalu hadir menjadi representasi negara bagi masyarakat,” kata Kapolri.

    “Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan ‘Polri untuk Masyarakat’ yang senantiasa mengedepankan aksi nyata dan memperkuat sinergi lintas sektor, sehingga diharapkan dapat benar-benar membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak,” sambungnya.

    Jenderal Sigit menambahkan, Polri akan terus bekerja dan berkolaborasi dengan seluruh elemen bangsa untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat, tepat, dan menyeluruh.

    Berdasarkan data manifes, bantuan yang dikirim tersebut berisi bahan pangan mulai dari beras, mie instan, minyak goreng, dan air mineral. Ada juga kebutuhan anak dan sanitasi seperti susu anak, popok bayi, pembalut wanita, hingga perlengkapan mandi.

    Ada juga pakaian dan perlengkapan ibadah seperti selimut, sarung, mukena, sajadah, serta berbagai jenis pakaian dewasa dan anak-anak. Termasuk pula bantuan kesehatan yang terdiri dari berbagai jenis obat-obatan seperti parasetamol, vitamin, masker, hingga salep kesehatan.

  • Hadiri Pelepasan 22 Kontainer Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana Sumatra, Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Polri

    Hadiri Pelepasan 22 Kontainer Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana Sumatra, Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Polri

    Medan – Polri mengirimkan 22 kontainer bantuan kemanusiaan Polri untuk masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat. Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polri atas kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana.

    Hal itu disampaikan Titiek saat menghadiri pelepasan 22 kontainer bantuan kemanusiaan Polri di Mapolda Sumatera Utara, Sabtu (14/2/2026). Hadir dalam agenda ini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, hingga Astamaops Kapolri Komjen Fadil Imran, serta sejumlah Kapolda dari wilayah Sumatera.

    Dalam sambutannya, Titiek Soeharto memuji langkah cepat Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dinilai sangat peka dan konsisten hadir di tengah kesulitan masyarakat.

    “Senang sekali hari ini saya bisa hadir di Polda Sumatera Utara memenuhi undangan Pak Kapolri untuk bersama-sama melepas bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana ke beberapa daerah di Sumatera ini. Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polri yang selalu peduli dan memperhatikan kebutuhan masyarakat,” ujar Titiek di lokasi.

    Baca juga:
    Waka Komisi IV DPR Minta KKP Beri Bantuan ke Nelayan, Singgung Pendapatan VMS
    ADVERTISEMENT
    Selain bantuan logistik, Titiek juga menyoroti langkah Polri dalam memulihkan infrastruktur yang rusak akibat bencana. Ia sempat menyaksikan langsung pengecekan pembangunan dua Jembatan Bailey di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang dilakukan secara virtual bersama Kapolri.

    Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan solusi konkret untuk menyambung kembali urat nadi transportasi daerah yang sempat terisolasi total.

    “Kami juga tadi menyaksikan peresmian jembatan Bailey di Sumatera Barat. Itu juga kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Polri yang sudah membangun jembatan ini, sehingga daerah yang terputus bisa tersambung lagi,” tuturnya.

    Titiek berharap dengan pulihnya akses jembatan tersebut, roda perekonomian warga setempat bisa kembali bergairah.

    “Tentunya diharapkan perekonomian akan berkembang lagi di daerah itu. Sekali lagi terima kasih dan apresiasi untuk Kepolisian Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Bapak Sigit sebagai Kapolri,” imbuhnya.

    Dampingi Kapolri Lepas Bantuan
    Dalam kegiatan tersebut, Titiek Soeharto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara simbolis melepas 22 kontainer bantuan logistik. Bantuan masif ini akan dikirimkan ke wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk meringankan beban para korban bencana.

    Bantuan Kemanusiaan Polri ini merupakan bantuan lanjutan untuk meringankan beban warga di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan yang dikirimkan mencakup kebutuhan pokok hingga peralatan medis.

    Nantinya, 22 kontainer bantuan ini dikirim menggunakan truk-truk kecil menuju lokasi yang terdampak bencana agar lebih efisien.

    “Bantuan ini akan segera didistribusikan ke wilayah terdampak bencana di Aceh,
    Sumut, dan Sumbar, sebagai wujud komitmen Polri untuk selalu hadir menjadi representasi negara bagi masyarakat,” kata Kapolri.

    “Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan ‘Polri untuk Masyarakat’ yang senantiasa mengedepankan aksi nyata dan memperkuat sinergi lintas sektor, sehingga diharapkan dapat benar-benar membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak,” sambungnya.

    Jenderal Sigit menambahkan, Polri akan terus bekerja dan berkolaborasi dengan seluruh elemen bangsa untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat, tepat, dan menyeluruh.

    Berdasarkan data manifes, bantuan yang dikirim tersebut berisi bahan pangan mulai dari beras, mie instan, minyak goreng, dan air mineral. Ada juga kebutuhan anak dan sanitasi seperti susu anak, popok bayi, pembalut wanita, hingga perlengkapan mandi.

    Ada juga pakaian dan perlengkapan ibadah seperti selimut, sarung, mukena, sajadah, serta berbagai jenis pakaian dewasa dan anak-anak. Termasuk pula bantuan kesehatan yang terdiri dari berbagai jenis obat-obatan seperti parasetamol, vitamin, masker, hingga salep kesehatan.